Skip to content

Spirit on the water

Spirit on the water /Darkness on the face of the deep /I keep thinking about you baby /I can’t hardly sleep // bob dylan

Air muka air kolam jiwa adalah air mukaku, disitu ada aku. Ribuan ikan yang bergerak dengan lincah. pagi yang merayap pada pucuk-pucuk pohon, dan seekor katak yang meloncat pada ujung batu…. “clup”

Ketenangan disini seperti membekas bertahun-tahun, menyelimuti tiap sudut seperti lumut-lumut di dinding kolam itu yang menempel, menumpuk lambat laun menjadi beludru hijau.

Kadangkala sebuah daun tua gugur, satu duaa…. “thesss” jatuh pada raut muka tenang air kolam itu, lalu membentuk lingkaran-lingkaran gelombang yang berpendar sampai menjauh dan mengecil dan sirna di dinding-dnding kolam yang penuh lumut seperti beludru.

Tumpukan batu seperti pertapa dengan ketenangannya yang dasyat, tak bergeming puluhan tahun. Siapa sangka batu seperti pertapa itu dulunya adalah seorang laki-laki yang durhaka dengan ibunya dan dikutuk menjadi batu?

Aku, air kolam jiwaku, kadangkala ribuan ikan yang bergerak dengan lincahnya, berkilat-kilat pada kelopak cahaya pagi itu berubah menjadi keruh, kecoklatan dan tak nampak sampai kedasarnya ketika air koka m jwaku tiba tiba dibanjiri oleh gelontoran air sungai yang berwarna kecoklatan. Lumpur!

Jauh di sana, dari air kolam yang tenang itu banjir telah membawa lumpur yang kecoklatan, kadang gelap, kental seperti coklat. Pada saat seperti itu ribuan ikan yang bergerak lincah, binal dan berloncat-loncatan itu memilih sembunyi di dasar-dasar batu.

Sebenarnya apa yang sedang kupikirkan saat ini? dirimukah? karena tetap saja pada air kolam yang bergelak kecoklatan itu masih tetap terbaca bayangan dirimu.Kurang ajar!



Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *
*
*